Sejarah Perkembangan Handphone Samsung Galaxy Seri S

Perkembangan handphone —- Sejak didirikan pada tahun 1938 silam, oleh Lee Byung-chull dan Kang Gary pada 1 Maret 1938 di Daegu, Korea, perusahaan ini  sudah menjelma menjadi salah satu produsen terbesar dalam hal teknologi mutakhir. Beroperasi di 58 negara dan memiliki lebih dari 208.000 pekerja.

Samsung sampai saat ini juga menjadi salah satu vendor terbesar di Dunia dengan mengeluarkan smartphone yang menjadi jawara dalam persaingan bursa pasar gadget. Salah satunya adalah Samsung Galaxy. Perkembangan handphone Samsung galaxy seri S, patut disimak sejarah awal mulanya di bawah ini.

Baca juga: Sejarah Singkat Perkembangan Handphone

Samsung Galaxy S I9000:

Produk ponsel Samsung yang cukup fenomenal dimulai pada tahun 2010, yakni ketika Samsung mengeluarkan seri pertama dari line-up S, yang ditenagai oleh CPU besutan Hummingbird single core berkecepatan 1.8GHz. Handphone seri pertama dari keluarga Galaxy S ini hanya memiliki RAM sebesar 512MB. Bila dicermati sekarang, kapasitas hp seperti itu hanya akan menempatkannya dalam kelas entry-level. Namun kita tidak berbicara sekarang, melainkan masa lalu.

Samsung Galaxy S2:

Bila seri Samsung Galaxy S generasi pertama memiliki bobot seberat 118gram, maka generasi kedua lebih ringan lagi, yakni hanya berbobot sekitar 116gram. Dirilis pertama kali pada tahun 2011, Samsung Galaxy S2 memiliki bentang layar yang lebih besar dari generasi pendahulunya, yakni sekitar 4.3-inch. Jangan bayangkan bahwa pengguna hp Galaxy S2 bakal mendapatkan layar full HD, sebab resolusi yang layar AMOLED yang ditawarkan hanya sebesar 480×800 piksel dengan kerapatan 217ppi. Pertama kali dirilis, Galaxy S2 membenamkan Android 2.3.4 sebagai OS-nya, yang kemudian mendapatkan upgrade sampai seri Jelly Bean (4.1).

Samsung Galaxy S3:

Terdapat peningkatan drastis yang bisa dilihat dari Samsung Galaxy S3, yakni pada bentang layarnya yang mencari 4.8-inch. Ini rupanya adalah era di mana “layar besar adalah yang terbaik”. Dengan kesadaran semacam itu, smartphone Galaxy S3 menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan kedua pendahulunya. Dari sis layar, Samsung masih mempertahankan AMOLED sebagai ciri khas, namun kali itu hadir dengan resolusi yang lebih baik, yakni sebesar 720p.

Samsung Galaxy S4:

Handphone generasi keempat dari seri flasghip “S” keluaran Samsung ini dirilis pada tahun 2013. Ini adalah era di mana standarisasi bentang layar dimulai. Biasanya sebuah flagship memiliki bentang layar minimum 5-inch, dan inilah yang diterapkan Samsung untuk Galaxy S4 besutan mereka. Yang menarik adalah keputusan Samsung untuk menyediakan dua versi Galaxy S4. Satu yang ditenagai oleh chipset Snapdragon 600 dan satu lagi ditenagai oleh chipset Exynos 5410. Bila chipset exynos mengatur pekerjaan prosesor delapan inti, versi S4 dengan chipset Snapdragon mengatur prosesor empat inti saja. Sebuah RAM berkapasitas 2GB disematkan ke dalam flagship tersebut.

Samsung Galaxy S5:

Ini adalah flagship yang boleh dibilang masih baru, sebab baru saja dirilis setahun yang lalu (2014). Galaxy S5 merupakan tipikal smartphone kelas flagship yang mengalami peningkatan di sana-sini, terutama dalam hal desain serta pilihan material yang digunakan untuk bagian belakang ponsel. Di bagian belakang, Samsung membenamkan material mirip kulit (kulit imitasi) yang berguna untuk melindungi agar device tidak mudah jatuh/selip ketika digunakan. Ketiadaan material kokoh seperti metal, dengan demikian, menjadi sedikit termaafkan.

Samsung Galaxy seri S6:

Perkembangan handphone Samsung galaxy seri s mengalami perubahan besar-besaran dilakukan Samsung untuk handphone flagship terbaru mereka, yakni Galaxy S6. Salah satu yang menonjol adalah pemakaian material. Flagship 2015 besutan Samsung kali ini menggunakan metal, yang berarti Samsung melakukan reboot – paling tidak dari segi desain – untuk seri flagship mereka. Sepasang panel metal dipakai sebagai kerangka yang menopang keberadaan dual-glass pada sisi depan dan belakang.

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *