Cek Rekomendasi Laptop Tipis Murah di Bawah Ya!

Memilki body laptop tipis murah, lincah, mampu mengerjakan banyak hal. Itulah definisi dari kebutuhan seseorang akan device untuk menyelesaikan seluruh pekerjaannya. Kebutuhan untuk melaksanakan aktivitas dengan mobilitas tinggi menuntut seluruh perangkat yang selalu siap untuk di bawa kemana-mana dan performa yang baik. Laptop saat ini menjadi sebuah kebutuhan untuk banyak orang. Orang yang memilih sebuah laptop tentu akan menyesuaikan dengan kebutuhannya. Namun terdapat beberapa alasan kenapa seorang memilih laptop tertentu sebagai “asistennya”. Pertama adalah ukurannya yang pas. Kebanyakan latop atau netbook yang tersedia saat ini memiliki ukuran 11-15 inci. Bahkan beberpa produsen memproduksi laptop dengan ukuran layar yang cukup besar yaitu 17-18 inci. Laptop dengan ukuran itu biasanya diperuntukan untuk laptop-laptop gaming. Tentu tidak dengan ukuran yang slim yah. Sehingga untuk menunjang semua kebutuhan dan performa yang baik tersebut produsen ditantang untuk mampu mendesain laptop tipis yang handal.

 

Kita sering melihat bahwa laptop yang tipis terkesan ringkas dan mudah di bawa. Selain itu, laptop-laptop tipis tidak akan terlalu berat apabila harus di bawa kesana kemari. Sayangnya jarang ada yang memerhatikan bahwa laptop yang tipis memiliki beberapa risiko memiliki laptop slim, seperti:

  • Kerusakan-kerusakan pada layar

Kekurangan pertama adalah risiko terjadinya kerusakan-kerusakan pada layar. Karena memilki body yang desain tipis. Sehingga, produsen harus menyesuaikan ketebalan layar yang mendukung terciptanya laptop tipis. Laptop tipis lebih rentan terhadap tekanan-tekanan pada layarnya. Sehingga tidak heran jika seringkali pemilik dari laptop dengan body slim ini mengalami gangguan pada layar seperti LED bergaris, berbintik-bintik ada pelangi pecah-pecah bahkan retak. Sehingga, para pemilik laptop tipis ini harus lebih berhati-hati ketika membawanya kemana-mana. Pastikan ketika membawanya tidak disertai dengan barang berat lainnya yang akan menekan laptop nantinya.

  • Memiliki processor on board

Untuk memaksimalkan ruang yang ada tidak heran jika laptop berdesain slim memiliki processor yang ditanamkan langsung pada boardnya. Selama laptop tidak mengalami gangguan apa-apa, it’s ok. Tapi kalau ada gangguan pada laptop akan sulit untuk dideteksi kekurangannya. Kalaupun sudah terdeteksi proses untuk memperbaikinya harus menggunakan pembuka chipset yang cukup berisiko pada data yang tersimpan pada laptop.

  • Spare part-nya mahal

Dengan desain nya yang slim dan dimaksimalkan seluruh ruang pada laptop tipis mengakibatkan  harga sparepart nya cukup mahal. Sehingga tidak heran jika harga laptopnya sendiri biasanya relative lebih tinggi dari laptop dengan desain tebal biasanya.

 

Walaupun laptop tipis memiliki beberapa kekurangan. Namun, tuntutan kebutuhan dari pemiliknya mengharuskan penjagaan dan perawatan ekstra sehingga laptop dapat digunakan dalam waktu yang lama. Sedangkan untuk menjaga datanya pastikan untuk memiliki salinan data baik di hard disk external ataupun di perangkat penyimpan data seperi dropbox atau onedrive. Sehingga jika terjadi apa-apa pada laptop dan mengharuskan hard service kita sudah memiliki backup data nya. Kemudian, lakukan backup data secara periodic paling tidak 1-2 minggu sekali.

 

Sebagai penutup kita akan share review tentang rekomendasi laptop Samsung tipis. Samsung menawarkan Samsung’s Series 9 Ultra-slim notebook. Dari namanya saja sudah diketahui bahwa laptop ini memiliki desain yang slim. Laptop ini berukuran 13 inci. Kemudian laptop ini dilengkapi dengan low-voltage Sandy Bridge processor dan Intel HD 3000 graphics, RAM 4 GB juga 128GB solid-state drive. Sehingga dipastikan kinerja dari notebook ini sangat mumpuni. Sehingga dijamin mampu menunjang seluruh kebutuhan dari pemiliknya.

 

Sumber gambar: techreport.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *