Begini Penyebab Nokia Lumia Dianggap Gagal di Pasaran

Begini Penyebab Nokia Lumia Dianggap Gagal di Pasaran

Nokia Lumia adalah salah satu seri smartphone dan tablet Nokia. Sistem operasi yang dijalankan pada seri HP ini adalah Windows Phone. Seri Nokia ini telah memiliki tipe yang beraneka ragam dan telah diedarkan di Indonesia. Kurang lebih Nokia seri ini telah berjumlah 17 macam yang dipasarkan di negara ini. Meski telah bekerjasama dengan Microsoft untuk menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan pasar, nyatanya Produk Nokia ini dianggap sebagai produk gagal dalam sejarah penjualan smartphone.

Begini Penyebab Nokia Lumia Dianggap Gagal di Pasaran

Berbagai alasan dianggap sebagai alasan kegagalan Nokia Lumia sebagai salah satu smartphone dengan perencanaan yang tinggi, yaitu:

  1. Fitur yang terlalu biasa. Perkembangan pesat dalam pembuatan alat komunikasi harus benar-benar memperhatikan kebutuhan pasar. Persaingan ketat yang terjadi, membuat Nokia satu ini kurang bisa berjalan sejajar dengan produk lainnya. Pembuatan desain pada smartphone ini tidak memiliki ciri khas yang menonjol sehingga konsumen kurang tertarik dengan desainnya. Meski memiliki berbagai komponen pendukung, nyatanya produk lain pun memiliki komponen pendukung yang sama sehingga tidak ada yang menarik dari produk Nokia satu ini.
  2. Harga yang terlalu tinggi. Untuk kategori pendatang baru ketika itu, harga jual yang ditawarkan untuk produk Nokia ini dianggap terlalu tinggi. Karenanya, banyak konsumen yang berlari mencari alternatif smartphone lain yang lebih murah dengan spesifikasi yang bagus. Bahkan para pecinta produk yang pernah berjaya ini tidak jarang yang mencari smartphone jenis lain. Selain harganya yang terlalu tinggi bagi mereka, juga spesifikasinya yang kurang memuaskan.
  3. Ciri khas messaging dihilangkan. Salah satu alasan mengapa banyak orang yang setia pada Nokia adalah keseragaman dalam messagingnya yang sederhana. Tetapi pada produksi Nokia yang ini, messaging sebagai ciri khasnya tidak ditemukan sehingga kekuatannya menjadi hilang. Kekuatan yang pernah membawa kejayaan Nokia tersebut dihilangkan karena dianggap tidak sesuai dengan desain smartphone yang lebih modern. Justru hal tersebut menjadi keputusan yang berakibat fatal bagi perkembangan Nokia sebagai vendor yang banyak penggemarnya ini.
  4. Sistem operasi yang eksklusif. Penggunaan sistem operasi Windows Phone pada smartphone ini justru membuatnya terbatas dalam ruang geraknya. Tidak seperti brand lain yang menggunakan sistem operasi Android yang lebih terbuka, penggunaan sistem Windows Phone ini berbeda dalam Apps dan Apps Store.

Baca juga Seri Nokia Lumia Keluaran Terbaru dengan Sistem Operasi Android

Alasan tersebut merupakan sebagian alasan yang menyebabkan penjualan Nokia Lumia tidak seperti yang diharapkan. Dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna smartphone, langkah Nokia yang terlalu eksklusif tersebut berakibat fatal pada penjualannya. Karenanya agar ia tetap dapat bertahan dalam industri ponsel, maka ia mulai lebih terbuka dengan menghadirkan ponsel terbarunya dengan basis sistem operasi Android yang pernah tidak dihiraukannya. Dengan mengikuti tren yang ada, maka ia bisa bertahan dan lambat laun berusaha meraih kejayaannya kembali.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *